Rabu, 08 Juni 2011
maaf :(
Sabtu, 14 Agustus 2010
...
Ketika suara hati berkata jangan masuk rumah orang sembarangan. Namun entah diri menarik untuk mengetahui siapa penghuni nya, namun ternyata orang itu seolah membaca pikiranku, pintu itu berderit dan aku mulai masuk kedalamnya. Penglihatan ku menjajah ke seluruh ruangan memerhatikansetiap detil kumuh yang penuh bercak darah. Kaki kembali menginjakan langkah ke dua ke tiga dan seterus nya jemari ku menyatu dengan tlapak tangan menyatukannya dalam sunyi karena telah di basahi oleh butir butir air.
Sampai aku pada sebuah kamar yang tenggelam oleh gelap. Pancaindra seolah mati tak berfungsi lagi.Bulu halus di tangan ku menggelitik ku entah aku merasa berputar dan aku jatuh terduduk. Dalam kegelapan itu muncul sebuah cahaya kecil entah itu apa, cahaya memanggil ku lembut tubuh ku terseret oleh rasa ego ingin tau. Dan akhirnya pintu penghalang kembali terbuka dan di dalam nya cahaya hanya mengambil sedikit jatah nya. Nenek itu duduk termenung sendiri. Hidupnya hanya berkawan sebuah lentera kecil. Melindunginya ketika gelap menerkamnya dan menenggelamkan nya namun tetap saja jalan hidup sudah hilang tertelan waktu.
langkah ku memaksa ku untuk menghampirinya dan memanggilnya, nenek itu melihat ku dia diam dan tersenyum ujung ujung pipinya yang keriput membentuk bulan sabit di pipinya. aku ikut tersenyum dia menyuruh ku duduk dan aku mengikuti nya entah apa yg terjadi dengan ku, aku mengikuti semua pintanya, seperti memijat kaki nya dan mendengar segelintir cerita hidupnya. Nenek ini sudah lama tidak melihat cahaya yang indah dia sudah terlarut dalam sepi dan gelap dia makan dari orang sekitar yang mengetauhi dia ada dan kehidupan nya hanya dengan lentera jiwa nya, dia akan begini sampai waktu memanggil nya.
Ku mau keluar dari kesunyian itu dan pamit namun nenek itu menahan ku dia menyuruhku tinggal dan aku mengia kan itu. Aku di antar nya ke sebuah ruang yang kumal namun cukup layak di situ ada sebuah kasur kecil tampak sudah lama tidak mendapat tuan. Aku pun menaruh semua raga ku di kasur itu dan ku sadari bahwa lampu kamar itu remang. Neneki memberi tau jangan sampai aku melihat apa yang di lakukan di kamar itu pada malam ini. Aku menuruti itu dan terlelap dengan segera.
Pagi tak terasa pagi dan aku pun tidak yakin kemarin aku tertidur pada malam aku seolah buta.Nenek itu seorang perajut yang handal, pikir ku ketika aku di berikan nya sebuah syal dan nenek itu tersenyum.
Alicia Keys - If Ain't Got You
Some people live just for the fame
Some people live for the power, yeah
Some people live just to play the game
Some people think that the physical things
Define what's within
And I've been there before
But that life's a bore
So full of the superficial
[Chorus:]
Some people want it all
But I don't want nothing at all
If it ain't you baby
If I ain't got you baby
Some people want diamond rings
Some just want everything
But everything means nothing
If I ain't got you, Yeah
Some people search for a fountain
That promises forever young
Some people need three dozen roses
And that's the only way to prove you love them
Hand me the world on a silver platter
And what good would it be
With no one to share
With no one who truly cares for me
[Chorus:]
Some people want it all
But I don't want nothing at all
If it ain't you baby
If I ain't got you baby
Some people want diamond rings
Some just want everything
But everything means nothing
If I ain't got you, you, you
Some people want it all
But I don't want nothing at all
If it ain't you baby
If I ain't got you baby
Some people want diamond rings
Some just want everything
But everything means nothing
If I ain't got you, yeah
[Outro:]
If I ain't got you with me baby
So nothing in this whole wide world don't mean a thing
If I ain't got you with me baby
Jumat, 30 Juli 2010
Munafik
Sabtu, 24 Juli 2010
Itu dan Ini
hari sabtu tanggal 24 bulan 7 taun 2010
adalah hari terburuk yang prnah gw alamin....
terutama sma ya itu orang orang la~
Gw jg langsung puyeng gra gra itu =="
ada 2 masalah gw
yang pertama sma anak klas 9 bkn di st.Maria tapi gk au di mna.
yang ke dua sma mantan gw -.-
Oke gw crita kasus yang pertama:
Dia mungkin termasuk cici angkat gw,
namanya perlu di smarkan atau enga? ga usa kali ya
nmanyaaa a...d...a...l..a....h.....
JENG JENG JENG .......
sc
oke jdi si sc ituu adalah anak yang banyak omong, gw sampe bingung dia itu punya mulut atau ember yg di tempel di mukanya?!
astaga ampun gw kibarin bendera putih dah...
dia itu mulai kenal karena kasus nya IR atau whatever apalah gak peduli
nah ya dia anak yang lumayan baik di mata gw karena busuk nya belom kliatan,
so ya dia jg bisa di sebut teman curhat gw
ya gw emang gampang percaya orang......
kata dady max kata jie vania kta siapa aja uda pda lupa sii jdi yaa maap uda rda pikun,
dia bukan anak yang terlalu baik (puih aku berbohong)
nah dia membantu menyelesaikan masalah IR tapi menurt gw ya tu maslh malah ga selesai selesai jadi y udh si...
gw uda bisa melupakan sekarang jadi so what?
nah sekarang karena gw sk sma piiiiiiiiiiiiiiiiiiiiip
jdi dia sebarin gitu gw jg gk tau diia nebak nya bener kurang asem =="
DAMN SUCKS
gw benci banget ma lu!!!
oke kasus ke 2 yg bikin gw shock pangkat 10 adalah....
hahahaha
sekarang kan gw pulng naik bus way tu nah kan di jemput nya di pintu kecil nah trus pas perjalanan nyampe rmh ya gw ktm.....
mantan gw auch.....
luka lma MAMPUS
hahhaha
udh dua kali ini gw d jalan papasan sma dia
dia nyapa gw tapi gw blon konek jadi gk gua anggep
kesian tu anak hahhaha
2x gua kacangin menyedihkan hidup lu sumpah ......
nah tdi malem dia nge add gw d fb
nah akhirnya dia ngajak gw chat dn mnta no gw
gw pikir gak apa pa la kasi aja.... CINCAI
nah tu anak sms gw dia ngajk gw CELEBEK
damn! mau apa lu!
adu gw bilang besok gw jawab...
eh dia neror gw dengan sejuta gombal yang bikin gw rada enek
gw clbk sma dia udah 2 kali.... WTF
gw gk tau kea ny bakal gw tolak hahhahaha :)
ampunn :)
uda ah nant kalo ada brita baru langsung bikin post baru dh janji :)
babay love yaaa
GBU... :)
Kamis, 15 Juli 2010
hai hai :)
Tapi gw akan coba cerita tentang sesuatu...
tanggal 25-27 bulan lalu ROSES berhasil terselenggara! :)
lancar dan menyenang kan tapi ada kejadian kurang enak di sna tapi LUPAKAN!
di hari prtma gw d jadikan kordinator kelompk sharing dan gw bingung kenapa nama nya harus DP gak lain dan gak slh itu kepanjangan ny adalah DEWI PERSIK =="
seneng petama ketemu kita duduk melingkar dengan baik
kita mulai sharing dan gw tertarik buat ngejailin seorang anak cwo nama nya Lukas hahaha
muka dan badan dia tu mirip sma big baby jadi gw mulain ngerjain dia...
perkenalan satu anak harus maju bersama kelompok nya dan aku pilih lukas :)
dia hanya nolak tapi gw ngotot haha akhirnya dia maju!! *I win* :D
nah mulai kita memprkenal kan dri, kebetulan pas maju DP yg terakhir :)
dan lukas melakukan semua dengan baik :)
trus hari ke dua waktu nya saya membawakan presentasi "PERSAHABATAN DENGAN SESAMA"
dan lancar lo!!!
"bravo bravo!!"
*nora*
nah, setelah itu semua berjaln sangat indah :)
thanks god i foud you!
itu yg ada di pikiran gw setelah gw knl 1 anak aros yg bisa buat gw ngelupain IR,
gw seneng karena gw gk mw nilai gw turun lagi gra gra kepikiran IR!
:)
ini anak anak Dp :)
yg pertama : Fang fang *lucu baik manis*
kedua : isabel, abel *pemalu dan anak yg baik*
ke tiga : chritopeher YP *diam diam menghanyut kan, raja cengengesan*
ke empat :Lukas!! *big baby*
ke lima : Nicho *no komen*
nah di pandu dengan 3 orang ter gila sepanjang masa
Abigail :)
Melody :)
Joshua :)
GO dp!!!
hahaha doain lagi buat FU minggu ini persiapan dan awal agustus kita FU !!!
kamar gw rusuh abis pas malem ke dua hahaha 13 anak di dalam nya dan itu menyenangkan :)
dan chika dan akuu nginep kamar si deus
untuk di ketahui deus adalah ade kelas gw di ST maria hahaha dia adalah anak yg kurang aja!
karena kita *gw dn chika*
di konciin hahaha
personil kamar gw adalah
abel
sisil
chika
abigail
:)
udaa yaa ok ok! :)
LOVE YA!!
GBU :)
Selasa, 22 Juni 2010
tulisan gak penting part2
Cerpen
Judul:
Tersihir
*sebetulnya ini udh d publikasikan sama temen saya yg nama nya madeline, di blog nya*
--------------------------------------- cerita mulai---------------------------------------------
"Diamlah nak mama sedang berkonsentrasi." omel mama ketika aku memasuki kamar doa mama. Seperti malam malam sebelumnya mama selalu berdiam diri di satu kamar tak berpenghuni dan gelap. Aku sendiri selalu merasa takut ketika memasuki kamar itu. "Itu tidak layak di sebut kamar!" bentak ku dalam hati.
Ketika aku telah pergi entah kemana dalam mimpi ku yang buta, ibuku baru menyudahi ritual bodoh yang sungguh menyita waktu, mengucap beribu kata yang tidak sama sekali ku mengerti. Kurasakantubuh nya yang telah renta di makan waktu pun mulai mendekap ku dengan seluruh kekakuan yang ia miliki.
Panas atau hangat? sulit bagiku untuk mendefinisikan perasaan it. Namun sangat klise kurasa. ku berpikir sejenak dan muncul pertanyaan "ayah.... pergi kemana?" namun ketika angan angan ku sedang pergi , ibu ku masuk dengan senyum manis yang menyayat hati. Ia menyuruh ku pergi membeli beberapa bumbu dapur.
Sengatan sang penguasa siang pun membakar kulitku. Sesampai di suatu kios langgananku, aku pun membeli sejumlah kebutuhsn ysng ibu suruh. Aku pun pulang kaki ku berdarah aku tidak tahan dengan panas jalanan yang menembus kaki ku.
Sesampai di rumah, tetap dalam ke bisuan. Mama mengobati telapakkaki ku. Sudah lama aku tidak menangis, sungguh. Bahkan aku sudah lupa apa itu bahagia,semua seakan lenyap ketika ayah ku pergi. Hilangh bagaikan abu tertiup angin.
Lamunan ku buyar ketika mama menggendong ku masuk ke kamar. Kamar itu gelap karena tidak ada lampu satu pun dan mentari tlah pergi seperti kepergian ayah yang tak kunjung kembali. Sesuatu memnuhi mata ku aku memlih untuk mengabaikan hal itu.
Mata ku terbuka aku bangun mencari mama. Teriakan yang tidak ku kenal. Aku berlari ke dapur melihat sosok yang ku kenal, mama sedang menghisap mata seorang anak gadis. Aku kaget namun selah mulutku terkunci. Dengan penuh kesadaran mama menampar pipiku. Sungguh pikiranku seperti terbawa angin malam yang menimbulakn gemerisk pohon beringin.
Bangun nak tegur mama. "Hari ini telah hilang anak gadis yang manghebohkan kampung" ucap mama. Aku tidak mau tau urusan orang lain. Dan banyak yang bertanya padaku tapi.. tak ada yang ku mengerti.
Tangisan seorang serigala pun mewarnai malam ini mengalun lembut bagaikan nyanyian kematian yang menghampiri desa ini . Malam ini pun mama kembali memasuki kamar itu. Hari ini kamar itu berbau amis darah yang memekakan hidung. Hujan pun mulai bocor dari poro pori langit.
Seorang kakek tua yang rapuh mengetuk gubuk kecil ku."kakek" umpat ku kecil seraya memeluk orang itu. Dia mengecup pipiku yang semerah apel. Dia menanyakan tentang mama, aku hanya berani menunjuk ke arah ruangan itu.
Kakek membukanya pintu kamar itu dan menyerukan nama mama. Seorang perempuan menengok, mata nya merah mulutnya berceceran darah, sampai aku tidak yakin kalo itu mama.Mama ku itu cantik dan muda dan rambutnya pun sehalus sutra.Aku sembunyi di belakang kakek, dia mendorong aku dan kakek keluar.
Kakek menyuruhku masuk kamar.Kamar itu di rajai oleh gelap. Takut tak sama sekali menyetuh perasaan ku. Pandangan ku kosong tak tau melihat ke mana.
Di luar kakek menyalakan api, entah kenapa aku sangat menyukai api . Kakaek ku memasuki kamar itu tanpa basa basi, aku hanya menonton dari celah kecil kamarku , celah itu aku buat untuk sirkulasi udara, kecil memang namun dari pada harus mencium bau dupa??
Di pekarangan rumah ku tangisan awan semakin kencang, kakek berteriak nama mamku sekali lagi. Dia keluar lagi. Ia monster itu kembali menampakan wajah nya dengan darah menghiasi gigi nya. Namun ku dengar di belkang ku seorang laki laki telah berdiri. Dia adalah ayah ku!! "siriakh" Panggil ayahku. Aku tak mampu berkata kata. Aku tak bisa memeluk nya karena semua terlihat transparan. Sejenak semua terasa menyedihkan ayah dan anak yang terpisah ruang dan waktu terlebih dunia.
Aku menangis, aku kembali merasa sedih, senang dan semua yang hilang dulu. Teriakan kakek memecahkan keheningan. Ayah pun hilang namun cuma senyuman nya yang tertinggal di hati ku. Aku memberanikan hati untuk membuka pintu. Aku menyaksikan nya kembali ketika mama menampar kakek ku.
Pag i itu desa ku heboh. "nak coba kamu keluar dan tanyakan apa yang terjadi" suruh mama sambil tersenyum kaku. aku pun mengaangguk, aku lihat kakek masih terlelap. Aku pun meninggal kan gubuk reot itu.
Aku bertanya pada Doni teman sebayaku yang tinggal tak jauh dari rumah ku. Dia berkata bahwa di ladang tempat mama bekerja di temukan mayat seorang laki laki dan anak gadis yang hilang beberapa waktu yang lalu, sungguh dada ku menjadi sesak.
Aku masuk kembali ke rumah ku dan menceritakan semua yang terjadi pada mama ku. Dan mama hanya membelai rambut ku sembari tersenyum. Kakek sudah bangun aku mengajak nya makan dia hanya menjawab dengan tersenyum. Tiba tiba perasaanku gundah, aku langsung mengecek ke halaman belakang rumah ku. Firasat ku benar ayam ku mati.
Kakek pulang, aku kembali kesepian. Penguasa siang berubah warna menjadi kemerahan. Aku duduk bersama mama mentap langit yang berlahan lahan menjadi hitam. "Ma" suaraku memecahkan keheningan. Mama memalingkan wajah nya, mama menatap ku sekarang, tatapan ingin tau yang terpancar dari air muka nya. "Mengapa langit menjadi hitam?" lalu mama menjawab " Langit sedang berkabung sayang, karena di tinggal penhuni nya". Aku pun tenggelam dalam rasa taku. Angin malam pun mempermainkan rambutku dan membelainya.
Aku beranjak masuk di ikuti mama. Aku masuk ke kamar sedangkan mama kembali masuk keruang terkutuk itu. Burung hantu menghiburku, kunang kunang pun seolah tak ingin ku bersedih. Namun jauh di lubuk hati ku, aku masih merindukan ayan. Sesosok orang yang sanggup membuatku bahagia.
Aku bingung mengapa aku bisa lupa akan segala hal bahkan aku lupa akan nama ku sendiri. Aku pun lupa bagaimana cara papa pergi dari rumah. Tiap tiap malam mama memberikan minuman pait yang sangat ku benci.
"Perempuan itu adalah penyihir!!" teriak warga yang berkumpul di depan rumah ku. Mereka membawa obor dan tombak. Malam pun memanas. Siapa dia?? Bukan mama yang ku lihat namun seorang wanita yang tua dan keriput.
Terlambat aku menyadari nya ternyata mama adalah seorang yang jahat dan aku di telah di buat nya tersihir dalam alam bawah sadarku. Mama mengamuk, namun aku tetap berada dalam kamar. Orang orang itu mambakar rumah ku, Aku masih dapat melihat mamku di rantai. Rumah ku hangus dengan segala isinya.
Aku menghampiri mama yang kecantikan nya pudar. Aku yang tak se wujud dengan mama namun aku bahagia aku sewujud dengan papa. Semua orang tampak ingin menghabisi mama. Aku berjalan ke arah mama. Ku usap air mata nya. dan aku pun hilang tanpa bekas. Hanya senyumku yang ku tinggal kan bersama beliau. Sebuah senyum kematian yang menutup cerita kehidupan ku yang penuh dengan drama kepalsuaan hidup..
The end